Jumat, 25 Oktober 2019

STRUKTUR DAN FUNGSI TUBUH TUMBUHAN (Materi Kurtilas 8 SMT Gasal)


BAB III.
STRUKTUR DAN FUNGSI TUBUH TUMBUHAN
Kompetensi Inti
KI1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya   diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan   keberadaannya.
KI3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya    tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan    membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang   dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi Dasar
3.2 Menjelaskan keterkaitan struktur jaringan tumbuhan dan fungsinya, serta berbagai pemanfaatannya dalam teknologi yang   terilhami oleh struktur tersebut
4.2 Melakukan pengamatan terhadap struktur jaringan tumbuhan, serta menghasilkan ide teknologi sederhana yang terilhami  oleh struktur tersebut (misalnya desain bangunan)

Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.1.Mendeskripsikan struktur jaringan yang menyusun akar jaringan pada tumbuhan
3.2.2 Mendeskripsikan struktur jaringan yang menyusun batang
3.2.3 Mengidentifikasi struktur jaringan yang menyusun daun
4.2.1 Mengumpulkan data berdasarkan hasil pengamatan struktur jaringan tumbuhan (akar, batang, daun) dan   membuat laporannya
4.2.2 mengidentifikasi berbagai fakta mengenai berbagai ide teknologi sederhana yang terilhami oleh struktur  jaringan tumbuhan

I.     STRUKTUR TUMBUHAN
A.        Jaringan Meristem
Jaringan muda yang sel-selnya selalu aktif membelah diri. Jaringan meristem terdapat pada ujung batang dan ujung akar.



Jaringan Meristem pada pucuk tumbuhan

B.     Jaringan Pelindung/ Epidermis
Jaringan ini berfungsi untuk melindungi permukaan tumbuhan. Penyusun epidermis adalah sel-sel yang rapat yang menutup seluruh permukaan tubuh tumbuhan. Jaringan epidermis ini dapat membentuk lapisan lilin anti air (kutikula) untuk mencegah penguapan yang berlebihan dan juga ada beberapa tumbuhan yang epidermisnya bermodifikasi membentuk rambut-rambut halus (trikoma). Pada akar, epidermis bisa bermodifikasi membentuk rambut akar.


C.       Jaringan Pengangkut
Jaringan ini berfungsi dalam proses pengangkutan zat-zat pada tubuh tumbuhan. Jaringan ini terdiri dari 2
·         Jaringan Xilem : mengangkut unsur hara dari tanah sampai ke daun
·         Jaringan Floem : mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan

Irisan melintang

                                                
 Jaringan pengangkut Dikotil          Jaringan pengangkut monokotil

Irisan membujur



D.     Jaringan Penyokong/ Penguat
Jaringan ini berfungsi sebagai jaringan penguat/penyokong tumbuhan sehingga tumbuhan dapat berdiri kokoh dan kuat. Jaringan ini terdiri dari 2 macam :
1.      Jaringan Kolenkim :
-          Terdapat pada tumbuhan muda dan tumbuhan herba dan
-          merupakan sel hidup,
-          dinding sel mengalami penebalan dari selulosa pada sudut sudut sel

                                    Penebalan dari selulosa pada sudut sel

2.      Jaringan Sklerenkim :
-          Terdiri dari sel-sel mati,
-          dinding sel mengalami penebalan dari lignin
-          Fungsi : menguatkan bagian tubuh yang sudah dewasa
Menurut bentuknya , jaringan sklerenkim ada 2 macam :
-          Sklereid (sel batu) :
Berbentuk bulat, berdinding keras. Contoh : sel-sel pada tempurung kelapa dan kenari



-          Serabut Sklerenkim :
Berbentuk panjang dan umumnya terletak pada permukaan batang



E.     Jaringan Dasar (Parenkim)
Mengisi ruang antar jaringan. Terdapat hampir pada seluruh tumbuhan, seperti akar, batang, daun, dan bunga. Jaringan parenkim terdiri dari :
a.      Jaringan Palisade (jaringan tiang) è tempat terjadinya fotosintesis
b.      Jaringan Spons (Bunga Karang) à tempat menyimpan CO2
Pada kedua jaringan ini banyak terdapat kloroplas, sehingga di jaringan inilah tempat terjadinya fotosintesis.

II.  ORGAN PADA TUMBUHAN
A.     Akar
Bentuk akar :
1.      akar serabut
adalah akar yang timbul dari pangkal batang sebagai pengganti akar primer (akar lembaga yang mati). Umumnya dimilliki oleh tumbuhan monokotil

2.      akar tunggang
adalah akar primer atau akar lembaga yang terus tumbuh membesar dan memanjang. Umumnya dimiliki oleh tumbuhan dikotil


                                          Akar  Serabut                  Akar Tunggang

Struktur dan Fungsi Akar

1.      Morfologi Akar (struktur bagian luar)

a.      Rambut akar
Fungsi :
·      Membantu mempercepat penyerapan unsur hara
·      Memperluas bidang penyerapan akar
b.      Batang akar
c.       Ujung akar 
Jaringan penyusunnya adalah jaringan meristem, Tugas ujung akar adalah menembus tanah untuk mencari unsur hara
d.      Tudung akar
Melindungi ujung akar terhadap kerusakan secara mekanis pada saat ujung akar menembus tanah. Tudung akar akan mengeluarkan cairan yang bersifat asam, sehingga mampu menembus tanah yang keras ataupun batuan

                                                

2.      Anatomi (struktur dalam) akar.
Bila akar  disayat melintang, kemudian diamati dibawah mikroskop akan tampak bagian-bagian dari luar ke dalam, yaitu :
a.       Epidermis / jaringan dermal/ kulit luar :
-        Merupakan lapisan terluar akar
-       Terdiri dari selapis sel yang tersusun rapat, tipis dan mudah dilalui air
-       Beberapa sel ada yang bermodifikasi membentuk rambur akar
-       Fungsi: melindungi jaringan yang ada dibawahnya
b.      Korteks/ kulit pertama
-       Terdiri dari beberapa lapis sel
-       Berdinding tipis
-       Terdapat ruang2 antar sel (berperan dalam pertukaran gas)
-       Fungsi : tempat menyimpan cadangan makanan
c.       Endodermis
-       Terdiri dari selapis sel yang tebal
-       Memiliki bagian seperti pita (pita Kaspari) yang mengandung gabus (zat suberin) atau lignin.
-       fungsi : mengatur jalannya larutan yang diserap dari tanah masuk ke silinder pusat
d.      Stele (silinder pusat) di dalamnya terdapat xilem dan floem
Tersusun dari :
-       Perisikel (perikambium), merupakan lapisan terluar dari silinder pusat yang terdiri dari satu atau beberapa lapis sel. Fungsi : pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan akar ke samping atau membentuk cabang akar
-       Xilem (pembuluh kayu) : mengangkut unsure hara dari tanah sampai ke daun.
-       Floem (pembuluh tapis) : mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.


Anatomi Akar

3.      FUNGSI AKAR
a.      Menyerap air dan garam mineral dari tanah
b.      Menunjang berdirinya tumbuhan
c.      Alat pernafasan 
d.      Tempat cadangan makanan                 pada beberapa tumbuhan
e.       Alat perkembangbiakan vegetatif
        
BATANG
1.   Morfologi batang :
Panjang dan  bentuk batang pada tiap tumbuhan berbeda-beda, tergantung dari :
       Jenis tumbuhan
       Tempat hidup (habitat)
       Suhu
       Cahaya
       Kesuburan tanah
         Berdasarkan keadaan batang, tumbuhan tingkat tinggi dapat dibagi menjadi 2 kelompok :
a.    Tumbuhan lunak (tumbuhan herba)
-          Lunak
-          Berwarna hijau
-          Jaringan kayu sedikit/ tidak ada sama sekali
-          Umumnya batang pendek dan berumur pendek
Contoh : jagung, bunga matahari, bayam, dan kacang
b.    Tumbuhan berkayu
-          Keras
-          Umumnya batang tinggi dan berumur panjang
-          Memiliki alat pernapasan yang disebut lentisel (mulut batang)
Contoh : mahoni, jati, dll.
2.   Anatomi Batang
Jika batang diiris melintang, maka akan terlihat lapisan-lapisan dari luar kedalam :
a.    Epidermis
-       Terdiri dari selapis sel yang tersusun rapat, dan tidak terdapat rongga antar sel.
-       Dinding epidermis ada yang bermodifikasi membentuk kutikula maupun trikoma.
-       Fungsi lapisan epidermis adalah untuk melindungi lapisan dibawahnya
b.    Korteks/ kulit pertama
-       Merupakan jaringan yang terdapat dibawah epidermis. Tersusun atas beberapa lapis sel yang memiliki dinding tipis dan vakuola besar.
-       Terdapat rongga-rongga atau ruang antara sel yang berfungsi untuk tempat pertukaran udara.
-       Korteks merupakan tempat penyimpanan makanan.  Pada batang tumbuhan monokotil, korteks tidak terlihat jelas karena ikatan pembuluhnya tersebar secara acak.
c.    Endodermis
-       Terletak diantara korteks dan silinder pusat..
-       Fungsi : mengatur jalannya air tanah sampai ke silinder pusat.

d.    Silinder pusat
-          Terdapat berkas pengangkutan yaitu xylem dan floem.
-          Bagian dalam silinder pusat adalah empulur. Empulur merupakan bagian batang yang paling luas. Dari pusat ke arah kulit kayu tampak garis-garis radial yang disebut jari-jari empulur. Melalui jari-jari empulur, air dan zat makanan bergerak kearah samping.
Didalam batang terdapat kambium, yang terletak diantara xilem dan floem. Kambium adalah suatu jaringan yang terdiri atas sel-sel yang selalu aktif membelah diri. Kambium memisahkan kulit kayu dari bagian batang lainnya. Kambium terus menerus membelah, kearah dalam akan membentuk jaingan kayu, dan kearah luar akan membentuk jaringan kulit. Kegiatan kambium kearah dalam lebih besar daripada kearah luar, sehingga bagian kayu lebih tebal dari bagian kulit. Pertumbuhan kambium ini akan terlihat pada batang sperti garis-garis melingkar tebal dan tipis yang disebut lingkaran tahun.








Lingkaran tahun pada batang
3.   Fungsi Batang
a.    Tempat melekatnya daun,bunga dan buah
b.    Tempat menyimpan cadangan makanan (pada beberapa tumbuhan)
c.    Alat perkembangbiakan vegetatif
d.    Organ lintasan air dan  mineral dari akar ke daun dan lintasan zat makanan hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tubuh



                                  
B.     DAUN
1.   Morfologi
Daun memiliki helaian daun ( lamina) dan tangkai daun (petiolus). Pada tangkai daun terdapat bagian yang menempel pada batang disebut pangkal tangkai daun. Ada jenis tumbuhan tertentu yng daunnya tidak bertangkai daun. Misal, rumput. Pada tumbuhan monokotil, pangkal daun berbentuk pipih dan lebar sert membungkus batangnya. Pangkal daun tersebut disebut pelepah daun. Contoh, pelepah daun yang terdapat pada daun pisang dan talas.
Daun memiliki ketiga ketiga bagian daun yaitu:
a.       helaian daun,
b.      tangkai daun,      disebut daun lengkap/ sempurna
c.       pelepah daun












                                 
                                                                              

Macam-macam bentuk daun


      
2.        Anatomi daun.
Bagian bagian dari atas ke bawah yaitu :
a.    epidermis atas
b.    jaringan tiang
c.    jaringan bunga karang 
d.    berkas pembuluh angkut daun (xilem dan floem)
e.   





Epidermis bawah
                                                                                                      


                 


a.        Epidermis atas.       
Terletak dibagian atas daun. Dilindungi oleh lapisan kutikula (lapisan lilin) yang berfungsi untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. Epidermis atas ini bisa bermodifikasi membentuk kutikula (lapisan lilin) dan trikoma (bulu-bulu daun)

b.        Parenkim (jaringan dasar)
Terletak diantara epidermis atas dan epidermis bawah, disebut juga mesofil (daging daun). Pada kelompok dikotil, mesofil akan berkembang menjadi palisade /jaringan tiang/ jaringan pagar dan jaringan bunga karang/ jaringan spons à tempat terjadinya fotosintesis

c.         Berkas pembuluh angkut.
Terdapat pada tulang-tulang daun.

d.      Epidermis bawah, terdapat stomata untuk transpirasi (penguapan)




                                                                            Stomata
3.      Fungsi Daun
a.    Tempat berlangsungnya fotosintesis
b.    Tempat transpirasi tumbuhan.
Kecepatan  transpirasi dipengaruhi oleh faktor dalam dan faktor luar.
Faktor dalam misal, ukuran daun, tebal daun, jumlah stomata, ada tidaknya lapisan lilin pada permukaan daun dan banyak sedikitnya buku-buku (trikoma).
Faktor luar  antara lain suhu, kelembaban udara, intensitas cahaya dan keadaan air didalam tanah
c.    Alat pernafasan.
d.    Alat perkembangbiakan vegetative (pada tumbuhan tertentu)
misalnya pada daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata)                                                                                                          
                                            
C.     BUNGA (Floss)
1.      Morfologi










1.1.Kelopak bunga (kaliks)
kelopak bunga merupakan bagian terluar dari bunga. Kelopak bunga biasanya berwarna hijau atau warna lain yang tersusun dalam satu atau beberapa lingkaran. Kelopak terdiri atas beberapa beberapa daun kelopak. Kelopak bunga berfungsi untuk  melindungi kuncup bunga dan melindungi bunga dari gangguan serangga dan mencegah dari kekeringan.

1.2.Mahkota bunga (korola)
Umumnya berwarna dan berbau harum yang berfungsi untuk menarik hewan/ serangga datang ke bunga tersebut sehingga bisa membantu penyerbukan .

1.3.Benang sari (stamen)
Benang sari merupakan organ perkembangbiakan (alat kelamin)  jantan pada tumbuhan. Letak benang sari pada umumnya mengelilingi putik. Benang sari menghasilkan sel kelamin jantan.
Bagian penyusun benang sari  adalah :
a.       tangkai sari (filamen)
b.      kepala sari yang berbentuk kotak sari (antera).
c.       serbuk sari (polen) merupakan  sel kelamin jantan.





                   



 Sumber : www.goiit.com
                          
1.4.Putik (pistillum).
Putik terletak di bagian pusat bunga setelah benang sari.putik merupakan organ perkembangan betina,karena membentuk sel telur (ovum). Bagian –bagian penyusun putik adalah :
a.       Kepala putik (stigma)
b.      tangkai putik (stilus)
c.       tabung serbuk sari
d.      bakal buah (ovarium)
e.       bakal biji (ovum)
 bakal biji, didalam bakal biji terdapat sel telur yang merupakan sel kelamin jantan

Kepala putik

Buluh serbuk sari

Bakal buah

Bakal biji

Tangkai putik













2.      Macam-macam Bunga
2.1.   Bunga sempurna atau bunga lengkap,yaitu bunga yang memiliki hiasan bunga dan kelamin bunga yang lengkap atau dengan kata lain bunga yang memiliki kelopak,mahkota bunga,benang sari dan putik .contohnya bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)
2.2.   Bunga tidak sempurna atau bunga tidak lengkap yaitu bunga yang salah satu bagian  hiasan bunga atau salah satu alat kelamin tidak ada.
2.3.   Bunga jantan,jika pada kelamin bunga hanya redapat benang sari saja.
2.4.   Bunga betina,jika pada kelamin bunga hanya terdapat putik saja.
D.       BUAH DAN BIJI
Di dalam bakal buah terdapat bakal biji.bila terjadi penyerbukan yang biasanya diikuti dengan pembuahan maka bakal buah berkembang menjadi buah dan bakal biji berkembang menjadi biji.
1.   Buah
Secara umum buah dapat dibedakan menjadi 5 yaitu :
a.    Buah tunggal, yaitu buah dibentuk oleh satu bakal buah dari 1 bunga ,misalnya buah alpukat, mangga, dan kelengkeng












b.    buah agregat, buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah dari 1 bunga. Misalnya buah sirsak, arbei, dan srikaya




















  

c.    buah majemuk (buah berganda) adalah buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah dari banyak bunga. Misalnya buah nanas, keluwih, dan nangka









d.      Buah sejati, adalah buah yang terbentuk dari bakal buah saja (disebut juga buah tunggal)
e.       Buah semu, adalah buah yang terbentuk dari bakal buah dan bagian-bagian lain dari bunga. Contoh :
-       Jambu mede  (Anacardium occidentale) bagian yang manis adalah tangkai bunga yang  menggelembung, sedangkan buah yang sesungguhnya kecil dan keras.
-       Buah Arbei  (Fragaria vesca) bagian yang membesar dibentuk oleh dasar bunga yang menggelembung.
-       Buah apel (Pyrus malus)sebagian besar dari buah berasal dari dasar bunga yang mencekung.





2.    Biji
Di dalam biji terdapat calon individu baru yang disebut embrio (lembaga). Biji dibedakan menjadi tiga bagian yaitu kulit biji,tali pusat, dan inti biji.
a.   Kulit biji
-       Angiospermae, bijinya memiliki dua lapisan yaitu kulit luar (testa) dan kulit dalam (tegmen). Kulit luar bersifat tipis tetapi keras.sedangkan kulit dalam tipis seperti selaput dan sering disebut kulit ari.











-       Gymnospermae bijinya memiliki tiga lapisan, yaitu lapisan luar (tebal berdaging), lapisan tengah (kuat, keras, berkayu) dan lapisan dalam (tipis seperti selaput).

b.      Tali pusat (funicus) merupakan bagian yang menghubungkan biji dengan papan biji (plasenta)

c.       Inti biji (nucleus seminis)  adalah semua bagian biji yang terdapat didalam kulit ari. Inti biji terdiri dari lembaga yang merupakan calon tumbuhan baru dan putih lembaga sebagai tempat cadangan makanan.


SISTEM PENGANGKUTAN PADA TUMBUHAN
PROSES PENYERAPAN AIR DAN MINERAL SERTA PENGANGKUTANNYA.

Penyerapan air dan garam mineral dari dalam tanah oleh rambur-rambur akar terjadi secara difusi, yaitu : berpindahnya/ bergeraknya zat dari larutan yang kurang pekat (konsentrasi rendah) menuju ke larutan yang lebih pekat (konsentrasi tinggi), melalui selaput semipermeabel (selaput pemisah yang hanya dapat dilalui oleh zat-zat tertentu yang larut ke dalamnya (osmosis). Proses pengangkutan pada tumbuhan ada 2 macam :

2.      Pengangkutan Ekstravaskuler : pengangkutan yang terjadi diluar pembuluh

Air dan Garam mineral

Korteks

Endodermis

Epidermis
 





3.      Pengangkutan Intravaskuler : pengangkutan yang terjadi didalam pembuluh

Xilem akar

Xilem batang

Xilem daun
 















Faktor-faktor yang mempengaruhi naiknya air tanah sampai ke daun :
a.    Tekanan akar.
Adanya perbedaan konsentrasi air tanah dan cairan kedalam tumbuhan menyebabkan air mengalami osmosis melewati epidermis,korteks dan endodermis kedalam xilem.akibatnya air masuk kedalam xilem secara terus menerus sehingga menimbulkan suatu daya tekan akar.
b.    Kapilaritas batang
pembuluh xilem bersifat kapiler karena struktur pembuluh tersebut sangat kecil berupa pipa-pipa kapiler.adanya sifat kapiler menyebabkan timbulnya gaya adhesi (gaya  tarik antara molekul air dan dinding xilem)akibatnya air merembes dari bagian bawah hingga naik ke daun.
c.    Daya isap daun
adanya transpirasi di daun menyebabkan tekanan potensial air dalam daun rendah.perbedaan potensial tersebut menyebabkan molekul air dibawahnya tertarik dan mengalir keatas.gerakan air keatas tadi terjadi secara  beruntun hingga sampai ke akar.pengaruh inilah yang disebut kapilaritas daun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bunyi

Rancangan Tindakan untuk Aksi Nyata Modul 1.4

  Rancangan Tindakan untuk Aksi Nyata Modul 1.4 Penerapan Budaya Positif dalam menumbuhkan karakter gotong-royong dan cinta lingkungan den...