Sabtu, 05 Juni 2021

Laporan Pelatihan Pelatihan dalam Jaringan “Blog as Learning Media”

 

LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI

 

MENGIKUTI DIKLAT FUNGSIONAL

Pelatihan Pelatihan dalam Jaringan

“Blog as Learning Media”

Secara daring via MOOC
02 s.d. 30 Maret 2020

Disusun Oleh :

 

Nama Guru                :      Siti Umi fitriyah, S.pd., M.Si.

NIP                             :      197609122002122009

Asal Unit Kerja          :      SMP Negeri 8 Salatiga

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMERINTAH KOTA SALATIGA

DINAS PENDIDIKAN

SMP NEGERI 8 SALATIGA

Jl. Argo Tunggal Sidorejo Kidul Salatiga

TAHUN 2020

IDENTITAS  GURU

1.      Nama Sekolah                                     :   SMP Negeri 8 Salatiga

2.     

 


 

HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN KEGIATAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

  1. Nama  Kegiatan

Pelatihan dalam jenengan “Blog as Learning Media”

  1. Identitas Penulis

a.  Nama Lengkap

b.  Jenis Kelamin

c.  Pangkt/Gol

d.  NIP

e.  Unit Kerja

f.  Kota

g.  Propinsi

 

Siti umi Fitriyah, SPd., M.Si

Perempuan

Pembina Tk I, IV/b

197609122002122009

SMP Negeri 8 Salatiga

Kota Salatiga

Jawa Tengah

Laporan telah disahkan dan disetujui oleh Kepala Sekolah  SMP Negeri 8 Salatiga pada:

Tanggal                       :  10 April  2020

Tempat                       :  Salatiga

 

 

Menyetujui:

Koordinator PKB

 

 

 

 

Siti Umi Fitriyah, S.Pd.,M.Si.

NIP. 19760912 200212  2 009

 

Salatiga, 10 April 2020

Penyusun,

 

 

 

 

Siti Umi Fitriyah, S.Pd.,M.Si.

NIP. 196504162002121004

 

 

 

 

 

 

Description: Description: C:\Users\User\Pictures\ttd\ttd p. tiyono.jpgMengesahkan,
Kepala SMP
Negeri 8 Salatiga

 

 

 

Tiyono, S.Pd., M.Si.

NIP. 19750626 200212 1 008

LAPORAN PELATIHAN DALAM JARINGAN SEAMOLEC BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

(BLOG AS LEARNING MEDIA)

1.      Waktu Pelaksanaan dan Penyelenggara Kegiatan

a.      Waktu dan Tempat

1)      Hari                                         : Senin, Rabu, dan Jumat

2)      Tanggal                                   : 2 s.d 30 Maret 2020

3)      Pembukaan                             : Senin, 2 Maret 2020 pukul 19.00 WIB

4)      Lama Diklat                             : 25 hari

5)      Tempat                                    : Dalam Jaringan pada portal mooc.seamolec.org

                                              

b.      Penyelenggara Kegiatan

Pelatihan Dalam Jaringan SEAMOLEC Blog Sebagai Media Pembelajaran (Blog as Learning Media) diselenggarakan SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC).

The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) adalah sebuah lembaga antar pemerintah yang mencakup wilayah regional Asia Tenggara dan didirikan pada tahun 1965 atas kesepakatan antara pemerintah negara-negara Asia Tenggara dalam rangka mempromosikan kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan.

 

2.      Tujuan Diklat/ Pengembangan Diri

Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan pelatihan ini adalah:.

a.      Tujuan Umum

Tujuan umum Pelatihan Dalam Jaringan SEAMOLEC Blog Sebagai Media Pembelajaran (Blog as Learning Media) adalah meningkatkan kompetensi guru agar handal dalam membuat blog/ website sebagai media pembelajaran.

 

        b. Tujuan Khusus

Tujuan khusus Pelatihan Dalam Jaringan SEAMOLEC Blog Sebagai Media Pembelajaran (Blog as Learning Media) adalah peserta menguasai materi yang terdiri atas:

1)      Introduction to Blog as Learning Media (Pengenalan Blog sebagai Media Pembelajaran)

2)      Blog as Learning Media Planning Development (Pengembangan Perencanaan Blog sebagai Media Pembelajaran)

3)      Blog Development: Composing Learning Material (Pengembangan Blog: Menyusun Materi Pembelajaran)

4)      Blog Development: Inserting Image, Audio, Video (Pengembangan Blog: Menyisipkan Gambar, Suara, dan Video)

5)      Blog Development : Constructing Learning Evaluation using Online Test Application (Pengembangan Blog: Membuat Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Tes Online)

6)      Blog Development : Arranging Navigation (Pengembangan Blog: Menyusun Navigasi)

7)      Blog Development : Adjusting Template (Pengembangan Blog: Mengatur Template)

8)      Review on Blog Development (Mengkaji Hasil Pengembangan Blog)

 

3.      Uraian Materi Pengembangan Diri

Struktur program kegiatan Pelatihan Dalam Jaringan SEAMOLEC Blog Sebagai Media Pembelajaran (Blog as Learning Media) ada 32 jam  pelajaran dengan struktur program  meliputi :

No

Materi Training

Durasi

1

Introduction to Blog as Learning Media (Pengenalan Blog sebagai Media Pembelajaran)

2 jam

2

Blog as Learning Media Planning Development (Pengembangan Perencanaan Blog sebagai Media Pembelajaran)

6 jam

3

Blog Development: Composing Learning Material (Pengembangan Blog: Menyusun Materi Pembelajaran)

6 jam

4

Blog Development: Inserting Image, Audio, Video (Pengembangan Blog: Menyisipkan Gambar, Suara, dan Video)

4 jam

5

Blog Development : Constructing Learning Evaluation using Online Test Application (Pengembangan Blog: Membuat Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Tes Online)

6 jam

6

Blog Development : Arranging Navigation (Pengembangan Blog: Menyusun Navigasi)

2 jam

7

Blog Development : Adjusting Template (Pengembangan Blog: Mengatur Template)

2 jam

8

Review on Blog Development (Mengkaji Hasil Pengembangan Blog)

4 jam

Total

32 jam

 

4.      Tindak Lanjut

Guru setelah mengikuti kegiatan ini telah melakukan tindak lanjut berupa:

a.       Membuat blog pembelajaran

b.      Melaksanakan tes menggunakan aplikasi online

c.       Mengembangkan blog pembelajaran sesuai dengan kaidah navigasi

 

5.      Dampak

Dampak yang dicapai melalui Pelatihan Dalam Jaringan SEAMOLEC Blog Sebagai Media Pembelajaran (Blog as Learning Media) adalah sebagai berikut:

a.       Memahami Blog sebagai Media Pembelajaran

b.      Menguasai Pengembangan Perencanaan Blog sebagai Media Pembelajaran

c.       Menguasai Pengembangan Blog: Menyusun Materi Pembelajaran

d. Menguasai Pengembangan Bloq; menyisipkan Gambar dan Video

e, Menguasai Pengembangan Bloq; Membuat Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Tes Online

f. Menguasai Pengembangan Blog; Menyusun Navigasi

g. Menguasai Pengemnabgan Bloq : Mengatur Template

h. Mengkaji Hasil Pengembangan Blog

 

 

 

 

 

Lampiran

1.      Undangan

2.      Surat Tugas

3.      Sertifikat

4.      Matriks Kegiatan

5.       

 

 

MATRIK RINGKASAN PELAKSANAAN DIKLAT

 

 

Nama Diklat

Tempat Kegiatan

Jumlah Jam Kegiatan Diklat

Nama Fasilitator

Mata Diklat/ Kompetensi

Nama Penyelenggara Kegiatan

Dampak

Pelatihan Dalam Jaringan SEAMOLEC Blog Sebagai Media Pembelajaran (Blog as Learning Media)

Dalam Jaringan pada portal mooc.seamolec.org

32 jam pelajaran

Renaldo Rhesky Nosyafril

1)      Introduction to Blog as Learning Media (Pengenalan Blog sebagai Media Pembelajaran)

2)      Blog as Learning Media Planning Development (Pengembangan Perencanaan Blog sebagai Media Pembelajaran)

3)      Blog Development: Composing Learning Material (Pengembangan Blog: Menyusun Materi Pembelajaran)

4)      Blog Development: Inserting Image, Audio, Video (Pengembangan Blog: Menyisipkan Gambar, Suara, dan Video)

5)      Blog Development : Constructing Learning Evaluation using Online Test Application (Pengembangan Blog: Membuat Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Tes Online)

6)      Blog Development : Arranging Navigation (Pengembangan Blog: Menyusun Navigasi)

7)      Blog Development : Adjusting Template (Pengembangan Blog: Mengatur Template)

8)      Review on Blog Development (Mengkaji Hasil Pengembangan Blog)

-          SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC)

-          Memahami Blog sebagai Media Pembelajaran

-          Menguasai Pengembangan Perencanaan Blog sebagai Media Pembelajaran

-          Menguasai Pengembangan Blog: Menyusun Materi Pembelajaran

-          Menguasai Pengembangan Blog: Menyisipkan Gambar, Suara, dan Video

-          Menguasai Pengembangan Blog: Membuat Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Tes Online

-          Menguasai Pengembangan Blog: Menyusun Navigasi

-          Menguasai Pengembangan Blog: Mengatur Template

-          Mengkaji Hasil Pengembangan Blog

 

Rabu, 18 November 2020

Partikel Penyusun Benda dan Maklhluk Hidup

 

BAB. 8. Partikel Penyusun Benda dan Makhluk Hidup

 Zat-zat yang ada di alam ini tersusun atas partikel yang sangat kecil yang disebut atom. Masih ingatkah kamu pembahasan mengenai fotosintesis yang telah kamu pelajari di kelas VII? Proses fotosintesis terjadi dalam kloroplas, yaitu organel daun yang mengandung klorofil. Perhatikan Gambar 8.1!

 

Partikel adalah bagian terkecil dari suatu materi yang masih mempunyai sifat materi itu. Partikel dapat berbentuk atom, molekul, dan ion. Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur yang masih memiliki sifat unsur tersebut. Tahukah kamu bahwa tubuh makhluk hidup tersusun dari milyaran atom-atom? Atom-atom dapat berikatan satu sama lain membentuk molekul. Molekul merupakan gabungan antara dua atau lebih atom-atom melalui ikatan kimia tertentu. Molekul dapat tersusun sedemikian rupa sehingga menjadi suatu struktur tertentu, misalnya rambut, tersusun dari molekul-molekul yang mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), nitrogen (N), dan sulfur (S). Sedangkan tulang, mengandung kalsium (Ca), fosfor (P), dan oksigen (O).

Selain pada makhluk hidup, benda seperti kayu, plastik, air, udara, kain, dan benda-benda lain, juga merupakan zat kimia yang tersusun atas senyawa-senyawa tertentu. Dalam senyawa, molekul-molekul tertata sedemikian rupa sehingga memberikan sifat-sifat tertentu. Misalnya, plastik mempunyai sifat lentur karena memiliki molekul yang struktur rantainya panjang dan terdapat rongga antar rantai molekulnya.

 

Fotosintesis pada tumbuhan memerlukan gas karbon dioksida (CO2) dan air (H2O). Pada fotosintesis, tumbuhan menyerap sinar matahari sebagai sumber energi untuk menjalankan reaksi fotosintesis yang mengubah gas karbon dioksida dan air menjadi glukosa (C6H12O6). Tahukah kamu bahwa klorofil sendiri merupakan senyawa yang tersusun atas beberapa atom, di antaranya karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), dan magnesium (Mg)?

Molekul glukosa (C6H12O6) mempunyai atom-atom penyusun yaitu karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Atom-atom penyusun molekul glukosa tersebut sama seperti atom-atom yang terdapat dalam molekul karbon dioksida (CO2) dan air (H2O). Bagaimana atom-atom ini dapat mengalami penyusunan kembali untuk membentuk senyawa yang baru? Melalui reaksi kimia, zat-zat dapat bereaksi dan membentuk zat baru yang mempunyai sifat kimia yang berbeda dengan zat-zat asalnya, contohnya pada pembentukan glukosa. Glukosa yang terbentuk pada proses fotosintesis mempunyai sifat kimia dan sifat fisika yang berbeda dengan zat-zat pembentuknya, yaitu gas karbon dioksida dan air. Misalnya saja, glukosa berbentuk kristal dan berasa manis, sedangkan karbon dioksida berwujud gas dan air berwujud cair.

 

A. Partikel dalam Benda dan Makhluk Hidup

Partikel adalah bagian terkecil dari suatu materi yang masih mempunyai sifat materi itu. Partikel dapat berbentuk atom, molekul, dan ion. Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur yang masih memiliki sifat unsur tersebut. Tahukah kamu bahwa tubuh makhluk hidup tersusun dari milyaran atom-atom? Atom-atom dapat berikatan satu sama lain membentuk molekul. Molekul merupakan gabungan antara dua atau lebih atom-atom melalui ikatan kimia tertentu. Molekul dapat tersusun sedemikian rupa sehingga menjadi suatu struktur tertentu, misalnya rambut, tersusun dari molekul-molekul yang mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), nitrogen (N), dan sulfur (S). Sedangkan tulang, mengandung kalsium (Ca), fosfor (P), dan oksigen (O).

Selain pada makhluk hidup, benda seperti kayu, plastik, air, udara, kain, dan benda-benda lain, juga merupakan zat kimia yang tersusun atas senyawa-senyawa tertentu. Dalam senyawa, molekul-molekul tertata sedemikian rupa sehingga memberikan sifat-sifat tertentu. Misalnya, plastik mempunyai sifat lentur karena memiliki molekul yang struktur rantainya panjang dan terdapat rongga antar rantai molekulnya.

Selain disusun oleh molekul yang berbeda, sifat-sifat suatu materi yang berbeda juga dapat disebabkan oleh perbedaan susunan molekul-molekul dalam materi itu. Misalnya, kita ambil contoh kayu yang dibuat pensil dan pati dalam umbi kentang. Umbi kentang (contoh lainnya adalah umbi ketela pohon, talas, dan beras) mengandung pati atau amilum yang dapat kita makan dan merupakan sumber energi bagi tubuh. Pati disusun oleh molekul-molekul yang berantai panjang. Rantai panjang tersebut disusun oleh unit-unit molekul yang lebih sederhana yang disebut glukosa. Antara molekul glukosa yang satu dengan yang lainnya dihubungkan oleh ikatan glikosida (perhatikan Gambar 8.4). Ikatan glikosida adalah ikatan kimia yang terjadi antar molekul monosakarida atau gula sederhana.

 


Description: Screen Clipping

 Molekul glukosa yang menyusun amilum tersusun dari atom C, H, dan O dengan perbandingan tertentu. Kayu yang digunakan untuk membuat pensil tersusun atas molekul selulosa yang juga mempunyai rantai panjang. Molekul panjang tersebut terdiri atas molekul-molekul glukosa yang sama seperti pada pati. Perhatikan Gambar 8.4. Apakah perbedaan antara molekul selulosa dengan pati (amilum)? Perhatikan ikatan antara dua molekul glukosanya! Selulosa dan amilum mempunyai molekul penyusun sama yaitu glukosa, tetapi jenis ikatan yang menghubungkan antar molekul glukosanya berbeda. Pada amilum, unit-unit glukosa dihubungkan melalui ikatan α-1,4 glikosida. Pada selulosa, unit-unit glukosa dihubungkan melalui ikatan β-1,4 glikosida. Jenis ikatan ini, akan kamu pelajari pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

 

Selulosa merupakan zat yang keras dan jika dimakan oleh manusia tidak dapat dicerna oleh tubuh. Sementara itu, amilum dapat dicerna dan digunakan sebagai bahan makanan. Perbedaan sifat ini menunjukkan bahwa tidak hanya jumlah dan jenis atom-atom penyusun molekul yang menyebabkan sifat zat berbeda, tetapi pola susunan dan jenis ikatan antarmolekul penyusun zat juga dapat menyebabkan zat itu mempunyai sifat-sifat kimia dan sifat-sifat fisika yang berbeda. Masih ingatkah kamu apa perbedaan sifat kimia dan sifat fisika?

Pada contoh-contoh senyawa yang telah kamu pelajari, tiap-tiap senyawa mempunyai rumus molekul tertentu. Rumus molekul menunjukkan jenis atom yang menyusun suatu molekul dan perbandingannya. Perhatikan Gambar 8.5! Molekul air (H2O) terdiri atas satu atom O dan dua atom H. Bila dua atom O mengikat dua atom H, maka akan terbentuk senyawa yang berbeda yaitu hidrogen peroksida (H2O2). Fenomena itu menunjukkan bahwa perbandingan jumlah dan jenis atom dalam suatu molekul akan menghasilkan senyawa yang sifat dan jenisnya sangat berbeda.

Berdasarkan uraian tersebut, dapat kamu pelajari bahwa bahan yang berbeda, tersusun oleh zat-zat yang berbeda. Zat-zat yang berbeda mempunyai perbedaan jumlah dan jenis atom penyusun. Sifat-sifat bahan yang berbeda, dapat disebabkan oleh perbedaan ikatan atau perbedaan struktur (susunan) molekul-molekul penyusunnya.

Bagaimana atom-atom dapat membentuk ikatan kimia dalam suatu molekul? Agar dapat menjawab pertanyaan tersebut kamu harus memahami dulu tentang atom dan partikel-partikel penyusunnya

 

Description: Screen Clipping

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B. Atom dan Partikel Penyusunnya

Pada bagian sebelumnya kamu telah mengetahui bahwa molekul air tersusun atas dua atom hidrogen (H) dan satu atom oksigen (O). Walaupun atom merupakan unit terkecil penyusun molekul, materi yang sudah sangat kecil ini ternyata tersusun atas bagian yang lebih kecil lagi yang disebut partikel subatom. Bagaimana kita tahu bahwa atom tersusun atas partikel-partikel subatom?

 

Atom tersusun atas partikel-partikel penyusun atom atau partikel subatom, yaitu neutron (n), proton (p), dan elektron (e). Neutron dan proton membentuk inti atom. Elektron menempati kulit-kulit atom yang ada di sekitar inti atom. Elektron-elektron tersebut bergerak mengelilingi inti dengan kecepatan tinggi membentuk awan elektron. Elektron dan proton merupakan partikel subatom yang mempunyai muatan berlawanan, sedangkan neutron tidak bermuatan. Elektron memiliki muatan negatif sedangkan proton memiliki muatan positif.


Pada atom netral, jumlah proton sama dengan jumlah elektron. Tiap-tiap partikel penyusun subatom tersebut mempunyai massa. Elektron mempunyai massa sangat kecil dibandingkan dengan massa proton dan neutron. Oleh sebab itu massa atom akan terpusat pada inti atom saja atau ditentukan oleh jumlah proton dan jumlah neutronnya.

Para ilmuwan telah mempelajari atom sejak ratusan tahun lalu. Para ilmuwan tersebut mengemukakan teori-teori tentang atom. Teori yang satu akan runtuh atau ditolak ketika ada data atau fakta baru yang ditemukan tentang atom sehingga melahirkan teori atom yang baru. Berikut ini merupakan perkembangan teori atom.

  

Description: Screen Clipping



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Description: Screen Clipping

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Teori atom yang paling baru adalah teori atom mekanika gelombang. Teori ini akan kamu pelajari ketika kamu menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas. Berdasarkan teori atom Bohr dapatkah kamu menjelaskan bagaimana lampu yang berisi gas mulia yang berbeda dapat menghasilkan cahaya yang berwarna-warni? Begitu juga, bagaimana terbentuknya cahaya warna-warni dari kembang api?

Menurut Bohr, atom mempunyai kulit-kulit atom tempat elektron bergerak mengelilingi inti atom. Kulit atom yang paling dekat dengan inti atom mempunyai energi paling rendah. Kulit atom yang lebih jauh dari inti atom mempunyai energi yang lebih tinggi. Elektron yang berada pada kulit atom paling dalam dapat berpindah ke kulit atom yang lebih luar bila menyerap energi dari luar atom. Energi itu dapat berasal dari panas pembakaran atau dari energi listrik yang melewati atom-atom tersebut. Elektron yang terletak pada kulit atom paling luar akan mendapatkan gaya tarik yang lemah dari inti atom.

Pustaka : Buku Kemdikbud Kelas 9 SMP K13

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kamis, 25 Juni 2020

Pewarisan Sifat


PEWARISAN SIFAT

Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan tentang peran adaprasi, seleksi alam dan perkembangan, serta hubunganya dengan
    kelangsungan hidup makhluk hidup.
2. Menjelaskan tentang cara-cara perkembiakan tumbuhan dan hewan sebagai mekanisme  untuk
    mendukung kelangsungan hidup.


GENETIKA: Cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang tatacara penurunan sifat dari induk kepada keturunannya / anak

Istilah istilah di genetika:
¡  GEN    :
            Segmen tertentu DNA (yang ada di kromosom) yang menentukan sifat keturunan tertentu.
¡  KROMOSOM :
            Faktor pembawa sifat  keturunan dari induk kepada anaknya.
¡  PARENTAL    : Induk
¡  FILIAL (F) : Keturunan.                        Keturunan/generasi pertama (F-1)                    Keturunan/generasi kedua (F-2)   

¡  GENOTIF : Sifat yang di bawa oleh gen, tidak tampak dari luar.
¡  FENOTIF : Sifat yang tampak dari luar, hasil  perpaduan antara sifat genotif dengan lingkungan.
¡  DOMINAN  : Sifat yang lebih kuat/banyak  muncul pada keturunan.
¡  RESESIF  : Sifat yang lebih sedikit/lemah muncul pada keturunan.
¡  INTERMEDIER : Sifat yang sama-sama kuat muncul pada keturunan.
¡  SEMI DOMINAN : Pasangan gen yang berinteraksi memunculkan sifat perpaduan.

¡  HOMOZIGOT :
            Pasangan gen yang sama kuat. Homozigot dominan      AA/ KK/ MM.           Homozigot resesif  aa/kk/mm.
¡  HETEROZIGOT :
            Pasangan gen yang tidak sama kuat, Aa/Kk/Mm.
¡  GALUR MURNI :
   Organisme dengan genotip homozigot (biasanya dominan)
¡  BACKROS :
            Persilangan antaraF1 dg induknya yang dominan.
¡  TESTCROS :
            Persilangan antara F1 dg  induknya yang resesif.

Macam persilangan (Hibrida)
1. Persilangan Monohibrida
2. Persilangan Dihibrida
3. Persilangan Trihibrida
4. Penyakit Menurun pada Manusia

¡  Persilangan dengan satu sifat beda (Monohibrid)
Contoh :
1.Tumbuhan berbunga kuning disilangkan dengan tumbuhan berbunga merah.
2. Kucing berbulu putih dikawinkan  dengan kucing berbulu hitam.
3. Wanita  berambut kriting kawin dengan laki-laki berambut lurus.
Dominan penuh
¡  MERUPAKAN PERSILANGAN SATU SIFAT BEDA, DIMANA SIFAT RESESIF TERKALAHKAN ATAU TERTUTUPI OLEH SIFAT DOMINAN
¡  BILA ADA DUA GEN RESESIF DAN GEN DOMINAN ADA BERSAMA-SAMA, MAKA SIFAT RESESIF TDK MUNCUL.

¡  Perbandingan  Fenotif adalah
                                Tinggi    :               tinggi     :               rendah
                                   1                           :                  2                           :                   1
             
                                                3                                              :                   1
Intermediet
¡  MERUPAKAN PERSILANGAN SATU SIFAT BEDA, DIMANA SIFAT RESESIF DAN SIFAT DOMINAN SALING MEMPENGARUHI PADA KETURUNAN.
¡  SIFAT KETURUNAN MERUPAKAN ANTARA DARI SIFAT KEDUA GEN INDUKNYA
Tanaman mawar berbungamerah(MM) disilangkan dengn tanaman mawar berbunga putih (mm). Bila dalam perkawinan itu terjadi sifat semidominansi, bagaimanakan perbandingan keturunannya sampai dengan F2?
¡  Parental (P)        Merah (MM)     x              putih (mm)
¡  Gamet                        M                      x                   m
¡  Keturunan 1 (F1)                                        Mm 
                                                                  ( Merah muda / Ros )
¡   P2                                               Mm                   x              Mm
¡  gamet                         M                                        M
                                                      m                                     m
¡  F2 =   ……..?                        

Bunyi

Rancangan Tindakan untuk Aksi Nyata Modul 1.4

  Rancangan Tindakan untuk Aksi Nyata Modul 1.4 Penerapan Budaya Positif dalam menumbuhkan karakter gotong-royong dan cinta lingkungan den...